blob.

SPONGEBOB X PWG

Jakarta, 11 April 2009

3 tahun yang lalu masa2 terakhir gw menghabiskan waktu sama band lama
gw, the side project, tapi akhirnya ego bikin kita terpecah2 sampai
akhirnya gw memutuskan untuk keluar.. band itu lalu menelorkan beberapa
band yang cukup membanggakan.. tlor bikin toolatetonotice, pasha bikin
2steps north, faddy bikin march, dan ayi di no label. lalu gw?

setelah keluar dari TSP gw sempet bantu bandnya sigit ex base jam yang
sampe skrg albumnya kayanya blm beredar2 nih (mana git gak rilis2?
duluan gw nih hehe), lalu bantuin tmn gw sherina munaf.. di sela2
kosong gw, gw iseng2 bikin lagu akustikan dan proyek itu gw kasih nama
'Ihcod Agedas'.. sampai akhirnya gw iseng nulis lagu yang judulnya
"here up on the attic". lagu iseng yang gw tulis buat lena, sahabat gw
waktu itu, dan menceritakan gimana dari sahabat akhirnya ganti status
jadi pacar hehe itu lagu akustik pertama gw yang gw aransemen ulang
dalam format full band. gw inget ngetake di studio oranye dan orangnya
nanya "mana yang lain?" terus gw jawab "ga ada yg lain, gw sendirian
aja" hahaha yap, gw ngerekam semuanya disitu, dan ada unsur gak sengaja
juga kenapa ada synthesizer di lagu itu.. karena kebetulan pas mau
rekaman ada controller (sejenis synthesizer yg mesti dihubungkan ke
module biar menghasilkan suara) jadi ya gw iseng2 isi.. waktu itu gw
juga lagi sering dengerin reggie and the full effects dan
hellogoodbye.. waktu itu gw blm tau four year strong, band yang disebut
sebagai panutan peeweegaskins (hehe gw aja tau FYS telat, baru
dikasihtau temen gw ilham failfor setahun setelahnya). setelah lagu itu
(here up on the attic) selesai gw rekam, gw langsung ga sabar pamerin
ke lena, dan dia bilang "bagus, kenapa ga dilanjutin aja?" well of
course gak bisa kalo gw cuma sendiri.. jadi gw cari2 temen2 gw yang mau
turut serta..

waktu itu gw adisionalin killing me inside, disitu gw kenal sansan. gw
inget waktu bilang ke dia "bikin band lagi san, bikin yang beda dari
yang lain" dan gw kasih dia denger here up on the attic, dia setuju gak
cuma nyanyi doang, tapi juga main gitar..

untuk ngetes suara sansan akhirnya gw bikin lagu lagi.. masih gw semua
yang ngerekam semua instrumen krn takutnya kalo sama orang lain nanti
jatohnya sama2 lagi.. screamo lagi screamo lagi hehehe no offends..
lagu itu adalah.. "remember the titans", dan dari situ gw dan sansan
cari personil yg lain. sisanya pasti udah tau kan? gw udah terlalu
bosen ceritainnya.



bertepatan sama ulangtaun tetangga gw, dilla padang, yang ke 18 (11
april 2007), pee wee gaskins terbentuk dengan line up pertama: gw
(gitar vokal), sansan (gitar vokal), tlor (bass), davi (drum), dan omo
(synth).. tp krn waktu itu davi sekolah di malaysia akhirnya kita
selalu pake addisional, termasuk waktu rekaman album stories from our
highschool years, iksan assat yang sekarang sibuk di bandnya failing
forward. tapi karena dia kuliah di bandung kita sering pake cabutan,
salah satunya abin.. dan abin lalu merekomendasikan seorang drummer
karena abin juga mainnya kemetalaaaann haha.. tak lain tak bukan,
aldykumis yang lalu resmi jadi drummer pwg.



setahun setelah itu, setelah kita merilis mini album dan tawaran
manggung bikin bentrok jadwal band 'prioritas', tlor resign dari pwg..
dan gak lama ayi gantiin dia. karena emang dari lama emang kita satu
lingkungan.



belum pernah gw ketemu orang2 yang gak kenal capek dan berasa kaya
keluarga kedua gw.. gak kerasa, hari ini udah taun kedua kita.. seneng2
bareng, sedih2 bareng, ga punya duit bareng, punya duit bareng, mau
cuma makan indomie doang atau nraktir temen2 makan rame2 rasanya sama
enaknya kalo lagi bareng.. tidur bareng di mendawai, ketawa2 sampe
pagi, nakal2 bareng, solat bareng, berantem bareng, dimusuhin orang,
ditemenin orang, dimusuhin temennya, nemenin musuhnya, kita bener2
berangkat dari nol.



MS39! singkatan dari mendawai street #39 atau jl.mendawai no 39.

party dorks.

2 nama yang selalu ada di depan, belakang, dan samping kita.. kita gak bisa kaya sekarang kalo ga ada kalian!

disini kita buktikan bahwa perbedaan kita yang menyatukan kita, dan
kita satu ditengah perbedaan, jadi jangan pernah takut beda dari yang
lain. DORK diambil dari istilah yang artinya "culun". kita semua culun
karena kita beda dari yang lain. dan kita ga takut krn kita culun,
karena musik kita ga galak, karena musik kita gak keras. semangat kita
gak kalah galak, semangat kita gak kalah keras. dorks never say die!
gak ada kata nyerah.



gw jadi inget kepala sekolah gw bilang sebuah ungkapan bahasa latin;
"ut omnes unum sint, ut credat mundum" yang artinya "agar semua menjadi
satu, supaya dunia percaya." awalnya gw gak ngerti maksudnya apa, tapi
gw tau skrg, kita ga akan bisa buktiin sesuatu kalo kita cuma sndiri,
dan alhamdulillah kita punya temen2 yang mendukung kita sejak kita dari
nol.



waduh kayanya udah panjang banget nih gw nulisnya.. dan kayanya bentar
lagi taksi yang bakal nganterin gw dan aldy ke bandara (kumis lg nginep
drmh gw) dateng, beberapa jam lagi kita bakal menginjakkan kaki di
bali! all i want to say is, thank you for everyone who believes in us,
it's been a rad trip with you guys! jangan lupa sama tuhan, keluarga,
temen, pacar. what ever happens, family comes first!



maaf bila selama 2 tahun ini kita pernah ngecewain kalian, kita gak
jauh beda sama lo semua, gak diatas ga dibawah, jadi anggaplah kita
sebagai sahabat2 kalian ok!



happy birthday pee wee gaskins, freshmen years hasgone gotta take it
away with all we've got! today is officially our sophomore year!


flashback. sebuah tulisan yang gw tulis beberapa bulan yang lalu.

Live Report
Middle Finger Rules
16/12/2009





Jumat malam (11/12) lalu Pee Wee Gaskins sudah menunjukan kelas sebagai band punk tanah air yang cukup disegani di negeri seberang. Bertempat di Number One Cafe, Jl Tuanku Abdul Rachman, Kuala Lumpur, band punk asal Jakarta ini bersepanggung dengan MXPX All Stars. Bahkan PWG didaulat sebagai penutup. Walau tampil setelah band legend, PWG boleh berbangga karena penonton Kuala Lumpur tetap bertahan menonton penampilan Pee Wee Gaskins hingga usai.

Sebelum MXPX, acara yang dimulai jam 6 pm waktu setempat terlebih dahulu menjadi ajang parade band punk lokal seperti One Buck Short, Hello, Is This The Band?, Skunkfix, dan Dichi Michi. Band-band ini cukup punya nama di indie-scene KL


suasana di Number One Cafe



MXPX All Stars sendiri tampil dengan format istimewa. Embel-embel All-Stars dibelakang nama band ini menunjukkan penampilnya adalah para superstar. Karena dalam konser ini dedengkot MXPX Mike Herrera (vokalis dan basis), mengajak Kris Roe (gitar dan vokal The Ataris), serta Chris Wilson (drumer The Summer Obssesion). Format all-stars ini menimbulkan keunikan sendiri ketika penonton di Number One Cafe justru ber-sing-along saat MXPX membawakan beberapa nomor populer milik The Ataris.


MXPX All-Star


Kelar MXPX, penonton berbondong keluar ruangan cafe yang berubah menjadi bilik sauna dengan berjejalnya penonton. Kondisi yang sempat menghawatirkan karena takut penonton tidak ingin menonton penampil terakhir. Sementara crew PWG bersiap di panggung, Dochi dkk justru terlihat rileks di resto sebelah cafe. Mereka dengan senang hati melayani anak-anak punk Malaysia berfoto. Tampil setelah MXPX sempat menjadi pertanyaan besar. “Wah asik nih, MXPX jadi opening Pee Wee,” canda Sansan. Rupanya rundown mendadak berubah karena MXPX harus berangkat ke Jakarta dengan penerbangan paling pagi dan langsung menuju Bandung. Dan Kris Roe yang sudah pernah ke Indonesia bersama The Ataris merekomendasikan Pee Wee Gaskin sebagai penutup konser mereka. “They are big in Indonesia,” kata Kris.


Pee Wee Gaskins


Kekuatiran ternyata tak berkepanjangan. ketika Pee Wee Gaskins siap beraksi, penonton yang semula berada diluar kembali masuk ruangan cafe yang dekorasinya sangat underground. Dochi (vokal, gitar), Sansan (vocal, gitar), Eye (bass), Omo (synth), Aldy (drums) langsung menggebrak. Intro disambung You Throw the Party We get the Girls. Sambutan hangat penonton KL menambah adrenalin Dochi dkk. Enerjik!!. Berturut kemudian meluncur Here up on the Attic dan Tatiana. Sing along pun berkumandang ketika Dibalik Hari Esok dilantunkan dengan semangat. Masih ada Everyday and Everynight dan Be Seen and Be Scene.


sing-a-long


Rencana semula yang cuma ingin menyanyikan 6 lagu berubah total. Crowd yang sempurna memaksa PWG total membawakan 10 lagu. Namun ada yang kurang dari penonton KL. Sedari awal tak ada acungan jari tengah. Apa karena anak punk KL terlalu sopan atau mereka tak mengerti 'middle finger rules' milik PWG. Padahal itulah ritual utama. Maka ketika membawakan Berdiri Terinjak, Dochi mengajak penonton semua mengacungkan jari tengah. Dan bayangkan seperti apa sempurnanya konser Pee Wee Gaskin. Lagu Berdiri Terinjak merupakan pameran emosi dan skill anak-anak PWG. Bertukar formasipun jadi tontonan menarik ketika Dochi berganti jadi bassist dan Eye memetik gitar. Dan bagian menarik ketika Omo mengambil gitar Sansan dan mulai bersolo. Ini adalah ritual mencapai puncak orgasme berganda setelah sebuah masturbasi yang panjang. Klimaks. Semua puas , semua senang. (Liputan lengkap invasi Pee Wee ke Malaysia ada Trax Magz edisi Januari) *Ops*

source: http://traxmagz.com/index.php?trax=bW9kPWNvbnRlbnQmY2F0PXZpZXcmaWQ9MTU2

from trax magazine










sticker slap: KL, Malaysia

PWG GOES TO KL

dewasa itu ada waktunya

ehem..
pada suatu hari, keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur..
hewan itu menangis memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya..
akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur itu juga perlu ditimbun(ditutup, karena berbahaya) jadi tidak berguna menolong si keledai. Dia melakukannya agar tidak ada yang terjatuh lagi di sumur yang sama.
si petani mengajak tetangga2nya untuk datang membantunya..
mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah kedalam sumur..
ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian..
tetapi kemudian semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.
setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan kedalam sumur, si petani melihat kedalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya..
walaupun punggungnya terus ditimpa tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan..
ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun kebawah, lalu ia menaiki tanah itu,,
sementara si petani dan tetangga2nya terus menuangkan tanah kotor keatas punggung hewan itu, si keledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik..
segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

THINGS TO LEARN:
kehidupan itu terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran, cara keluar dari "sumur" (kesedihan, masalah, dll) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hari kita) dan melangkah naik dari "sumur" dengan menggunakan hal-hal tersebut sebahai pijakan..
setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah..
kita dapat keluar dari "sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!
ingatlah aturan sederhana tentang kebahagiaan:
1. bebaskan dirimu dari kebencian (orang yang hidup dengan benci tidak akan pernah bahagia)
2. bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. hiduplah sederhana
4. berilah lebih banyak
5. berharaplah lebih sedikit
6. tersenyumlah
7. miliki teman yang bisa membuatmu tersenyum

cerita ringan hari ini