Rabu, 02 Desember 2009

cerita ringan hari ini

ehem..
pada suatu hari, keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur..
hewan itu menangis memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya..
akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur itu juga perlu ditimbun(ditutup, karena berbahaya) jadi tidak berguna menolong si keledai. Dia melakukannya agar tidak ada yang terjatuh lagi di sumur yang sama.
si petani mengajak tetangga2nya untuk datang membantunya..
mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah kedalam sumur..
ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian..
tetapi kemudian semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.
setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan kedalam sumur, si petani melihat kedalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya..
walaupun punggungnya terus ditimpa tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan..
ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun kebawah, lalu ia menaiki tanah itu,,
sementara si petani dan tetangga2nya terus menuangkan tanah kotor keatas punggung hewan itu, si keledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik..
segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

THINGS TO LEARN:
kehidupan itu terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran, cara keluar dari "sumur" (kesedihan, masalah, dll) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hari kita) dan melangkah naik dari "sumur" dengan menggunakan hal-hal tersebut sebahai pijakan..
setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah..
kita dapat keluar dari "sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!
ingatlah aturan sederhana tentang kebahagiaan:
1. bebaskan dirimu dari kebencian (orang yang hidup dengan benci tidak akan pernah bahagia)
2. bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. hiduplah sederhana
4. berilah lebih banyak
5. berharaplah lebih sedikit
6. tersenyumlah
7. miliki teman yang bisa membuatmu tersenyum

Senin, 09 November 2009

dari mata sang garuda



"dari mata sang garuda"
lyrics: dochi sadega

coba berdiri dipuncak gunung tertinggi
tak sadarkah semua tlah kita miliki

dari mata sang garuda
memandang luas dari langit yang tinggi
bersatulah untuk

indonesia
kobarkan semangatmu
kan kubela sampai habis nafasku
jangan pernah menyerah
sudah terlalu lama kita terlelap
bangkit dan raih semua mimpi

jangan lupakan darah dan keringat
pemuda pemudi sebelum kita
tak kan tergantikan segala harta
jangan biarkan mereka mencuri
segala semua dari leluhur kita
buka mata, hati, dan telinga
sebelum semuanya sirna

dari mata sang garuda
memandang luas dari langit yang tinggi
bersatulah untuk

indonesia
kobarkan semangatmu
kan kubela sampai habis nafasku
jangan pernah menyerah
sudah terlalu lama kita terlelap
bangkit dan raih semua mimpi

indonesia dengarlah suaraku
kan kubawa sampai akhir langkahku
jangan pernah menyerah
sudah terlalu lama kita terlelap
merah putih kan slalu dihati

Minggu, 01 November 2009

disuatu malam yang gelap

hari itu tanggal 31 oktober dan kita manggung di 2 tempat.. setelah main di anttic di hall A senayan, kita pindah tempat ke genfest yang juga di senayan.

disitu gw sendiri masuk ke venue, ngelewatin detektor logam yang biasa kita temui di airport, ada kejadian lucu, didepan gw persis ada segerombolan orang memakai baju hitam yang bagian belakangnya bertuliskan "fuck all partydorks" tak lain tak bukan, mereka adalah APWG.. persis didepan gw dan gw jg lg sendiri, dan gw yakin banget mereka tau ada gw disitu tp kok ga ada pergerakan apapun? lucu ya.. atau mungkin gw juga yg gak sadar..

gak beberapa lama sansan, omo, ayi masuk dan mereka bilang didepan banyak APWG teriak "sansan ng*ntot, anjing" blablabla.. tp kita ga ada waktu buat ngeladenin krn kita harus interview diatas panggung dan memang sudah telat.

akhirnya kita selesai interview dan memang kelihatan kelakuan apwg dari atas panggung (memang itu tujuannya bukan? untuk dilihat? kalo emang mau lebih dari diliat, kenapa gak pas gw lg sendiri atau sansan lagi bertiga diluar, dan kita gak dibatasi barikade?)

gak lama, setelah kerispatih selesai, kitapun naik panggung.. ya gausah diceritain, yang dateng tau kan, seperti biasalah, mereka (apwg) mengacungkan jari tengah, melempar botol kosong, tapi sambil ikut nyanyi juga (i know, weird) kebanyakan mereka mengatasnamakan dari suatu kelompok.. lucunya mereka gatau gw berteman sangat baik sama orang2 dibalik kelompok / fanbase tersebut.. sebenarnya gw seneng dengan adanya apwg bisa gw bikin untuk nyemangatin orang2, ngasih contoh untuk gimanapun juga kita tetep akan berikan yang terbaik diatas panggung, ngasih contoh bahwa dalam suatu pencapaian sebuah mimpi banyak hal yang berat yang harus kita lewati, tapi kita terus semangat. dan kita lewati itu semua. "man jadda wajada" bahasa arab yang artinya "orang yang bersungguh-sungguh akan berhasil".

selesai manggung, santai2 bentar, ngobrol2 di backstage sm partydorks yang masuk kedalem, dan kaget denger berita kalo mereka pada takut pulang karena apwg, ada yg ngancem mau nusuk, dan gak banyak topi2 dork diambil secara paksa sama mereka. beberapa saking takutnya jujur bilang ke kita takut naik angkot ketemu apwg tp gapunya uang untuk naik taksi, akhirnya kita bantu kasih ongkos taksi..

setelah angkut barang ke mobil, ada kejadian, dan ini terekam di kamera regi.

salah satu dari apwg diseberang jalan buka celana, mengeluarkan t*t*t, kencing, sambil ngacungin jari tengah kearah kita. muncul pikiran "sikat gak?".

2 mobil. 9 orang. kita keluar dari area parkir senayan dan sampai ke depan sultan. disitulah mereka, kira2 sekitar 30 orang memakai atribut apwg, seperti gangster yang meresahkan. kita berhenti didepannya, buka pintu, dan terjadi kericuhan. sayang orang yang kita incar, yang tadi berani ngeluarin t*t*t dan "ngencingin" kita dari jauh, adalah orang yang paling lincah lari sampe masuk ke tol.

disitu ada satpam sultan, dan beberapa polisi. mereka mempersilahkan kita menyelesaikan masalah kita.

hellcrew, pwg, kita bersembilan.. dan mereka 30an, gatau darimana mereka bisa megang bambu, sabuk berbuckle, dan beberapa gitar kentrung (gitar kopong). keboth (teknisi gitar, hellcrew) kepalanya kena hajar buckle, dan boay (teknisi drum, hellcrew) kepalanya kena sikat gitar kentrung sampe hancur (gitarnya, bukan kepalanya) mereka lari tunggang langgang, dan kita berhasil ambil 1 buat interogasi (yang hajar kepala boay pake gitar kentrung sampe hancur).

----------------------------------------------------------------------------------

disuatu tempat yang gelap.

"lo bisa denger suara gw?"
"bisa bang"
"lo tau gw siapa?"
"gatau bang"
"gw dochi, dan lo ada di tangan yang bener sekarang, gausah takut"
"iya bang"
"boleh gw tau kenapa lo apwg?"
"gw gak tau bang apwg, gw cuma ikut temen2 gw"
"tp lo tau pwg?"
"gak tau bang beneran gatau"
(wtf)
"jadi lo dateng, bikin rusuh, ngancem2, bikin orang resah, dan lo gatau apa2?"
"saya gak masuk bang, saya diluar"
"tapi lo hajar kepala temen gw pake gitar"
"maaf bang"
"lo tau, kenapa crew gw namanya hellcrew?"
"gatau bang"
"karena mereka berasal dari neraka. dan kl ga ada gw disini, lo dibawa ke neraka bareng mereka"
"ampun bang"
"kita disini cuma mau nunjukin, kita gak cuma tinggal diem kl kalian udah kelewatan."

------------------------------------------------------------------------------

setelah kita urus lukanya, tukeran nomer telvon, minta nama, dan nomer telvon provokatornya (dan dikasih), dia pulang dengan selamat.

------------------------------------------------------------------------------

"boleh gw tau kenapa lo apwg?"
"saya gatau bang apwg apaan"

yeah right.

bahkan orang bijak bilang, "kesabaran itu ada batasnya".

admin apwg surabaya kembali ke jalan yang benar :)

1 APWG SURABAYA (admin) tobaat..

simak ini :

Wisnu Irama
mohon maaf saya mengundurkan diri sebagai officer. . . berjalanlah tanpa kekerasan. . .qta bukanlah bagian dari PWG . . . jd g perlu trlalu mencampuri urusan mereka. . .saya akan tetap menjadi seorang APWG . . . tngkyu smua. . . dsini q mendapatkan tman2 baru yg care. . . tngkyu all. . .

Adiid MLdc Melodicious
ok boy ! keputusan kita dari awal key..resign 1 resign smua !
Kemarin jam 3:49 · Laporkan

Lala Bakekok
bang inuk . ga usah resign . diomongin apik* enkuk bengi .
Kemarin jam 3:53 · Laporkan

Wisnu Irama
wahaha it adalah keputusan paling bodoh dari seseorang yg mendirikan sbuah organisasi. . .
Kemarin jam 3:54 · Laporkan

Adiid MLdc Melodicious
pendiri bukand aq doank boy ! kao resign brarti kao cumand seorang pecundang..lari dari tanggung jawab??inget pendiri apwg sby bukan ako doank ! qta ada 8 orang waktu ntuh ! termasuk km !
Kemarin jam 3:55 · Laporkan

Wisnu Irama
untuk ibu lala : saya akan tetap menjadi seorang yg tdk menyukai pwg . . tetapi tdak perlu menjadi seorang officer. . . dan masalah ini tdk perlu d besar2kan. . .
Kemarin jam 3:57 · Laporkan

Adiid MLdc Melodicious
ok..brarti udagh gk ada namanya admin n officer..toh kita sama2 gk suka PWG..ok?!jadi kita sama..n maslah nie udagh sampe dsini..gk perlu dibesar2kan lagi..jadi aq putusin sekrang dagh gk ada lagi yg namanya ADMIN n OFFICER ! smua sama !
Kemarin jam 4:00 · Laporkan

Lala Bakekok
qt bikin apwg sby bareng* .
8orang . adit . INUK . Dimas . Udhe' . Hyda . Angga . Dhane . ak .
qt basmi poser* ma follower d.sini . Lek ak d.kongkon milih, areg mek 8 tp apwg sejati opo areg akeh tp follower, ak milih seng areg 8 .
Kemarin jam 4:00 · Laporkan

Lala Bakekok
qt munk sama. gada kata senioritas ato apa. Tp qt org 8, org* yg berkompeten .
Negara gada presiden mw jd apa ? Padahl presiden ma rakyat.a sama* manusia .
Kemarin jam 4:02 · Laporkan

Wisnu Irama
untuk bpk adid : saya perlu meralat jwban anda. . .saya bukan pendiri . . .saya,lala,udhe,dll adalah pembangun. . .seseorang yg mengembangkan. . .dan saya bukan pecundang yg lari dr tanggung jwab. . . tnggung jawab saya hanyalah tdak menggunakan sesuatu yg brhbungan dgn pwg dan tetap mnjadi apwg karna saya hanyalah sesorang yg join lalu d angkat sbgai officer . . . dan hak saya remove dr officer. . . .
Kemarin jam 4:05 · Laporkan

Lala Bakekok
CLOSED !!
msalah ga bkal kelar disini.
sms smwa anag* apwg yg lama. Tar mlem HARUS DATENG. qt jg ada tamu .
Kemarin jam 4:08 · Laporkan

Adiid MLdc Melodicious
ok ntuh hak anda..

gk abis pikir ampe skrang yaa..musuh APWG skrang bukanlah PWG n Dorksnya lagi..

tapi musuh terbesar APWG ntuh yah di dalme bagian APWG ntuh sendiri...tidak bisa mengalahkan ke-eegoisan masing2 individu..dari yg mw buat apwg garis keras / anarkis lah..ada y resign secara tiba2..... Baca Selengkapnya

knp gtu?ini yg bakal jadi pertanyaankuh ntar malem..
Kemarin jam 4:11 · Laporkan

Adiid MLdc Melodicious
udhe' gk bisa dateng..dy pulkam cz ada 7harinya neneknya,..si hyda gk bisa cz pergi ke malang..
Kemarin jam 4:12 · Laporkan

Wisnu Irama
bpk adid : saya bukan musuh kalian. . . maaf kptusan saya sudah bulat . . . tidak ad yg perlu d permasalahkan . . . saya akan tetap ikud berkumpul dngan kalian. . . soal apwg garis keras saya tidak mendukung it. . .karna kita hanya akan menjadi bhan cacian mreka. . . qta d anggap menjiplak mreka. . . qta menghina mreka plagiat . . .tp qta sendiri ... Baca Selengkapnyaplagiat. . . sesuatu yg sangat aneh. . . masalah anarki. . .sejak awal saya mengatakan bhwa saya bukanlah seseorang yg anarki. . . dan tidak suka anarki. . .
Kemarin jam 4:20 · Laporkan



ini kita ambil dari apwg yg di genfest kemaren

Rabu, 28 Oktober 2009

The Cult of Pee Wee Gaskins

from http://thejakartaglobe.com/lifeandtimes/the-cult-of-pee-wee-gaskins/338201


The Pee Wee Gaskins have risen from the Indie scene to the mainstream on the back of a single full-length album. (Photo courtesy of the band)


In the two years since it was formed, Pee Wee Gaskins, a pop-punk group based in Jakarta, has rapidly leapt from the indie scene to the mainstream.

With a single full-length album under its belt, the band has been featured in numerous magazines, including Hai, Rolling Stone Indonesia and Trax, as well as appearing on TV shows like O Channel’s Demo and MTV Indonesia.

The band took its name from Donald “Pee Wee” Gaskins, who gained notoriety in 1991 for being the first white man in more than half a century to be executed in the United States for killing a black man. In an attempt to stay out of the electric chair, Gaskins confessed to more than 100 murders, though he never revealed the locations of the bodies.

Pee Wee Gaskins began as a solo project for the vocalist, guitarist and main songwriter, Dochi Sabega, while he was still playing guitar for metal band The Side Project.

“Two years ago I had an acoustic song called ‘Here Up on the Attic,’ which I had written for a friend, who eventually became my girlfriend,” Dochi said.

“She said, ‘Hey this sounds nice — why don’t you write more stuff?’ So I began looking for band members [after quitting The Side Project],” he said.

Dochi recruited guitarist San-San first. The two had musician friends in common and had, for a brief time, been in the same band: Killing Me Inside, with Dochi on guitar and San-San on vocals.

The first thing they did was pick a name.

“One day we were chatting on the Internet trying to come up with a band name, and San-San mentioned wanting to name it ‘Serial Killer,’ ” Dochi said.

“We wanted a scary name, but the music we were going to play wasn’t exactly scary, so when we Googled ‘serial killer’ and the name Pee Wee Gaskins came up, it felt like the perfect amalgamation of our pop tendencies and something that was inherently terrifying,” Dochi said.

The pair then recruited musicians Aldy “Mustache” on drums, Ai on bass and Omo on keyboard and synthesizers.

By late 2007, the newly formed band was performing at a lot of low or nonpaying events. Before long, it was headlining these shows, as well as performing as guest stars at high-school bazaars, where it built its fan base.

By 2008, Pee Wee Gaskins was thriving, with appearances on TV shows such as RCTI’s “Dashyat” and SCTV’s “Playlist.”

It was also featured on the soundtrack for the movie “Married by Accident,” which starred former MTV host Nirina.

In April 2008, the band released its debut EP, “Stories From Our High School Years,” through the independent record label Kurd Records. The 2,000 copies of the EP quickly sold out.

Dochi said: “We used the Internet to promote it, and sold it hand-to-hand. We did the distribution ourselves. Total DIY!”

Between 2008 and 2009, Pee Wee Gaskins really took off. Fans, calling themselves Party Dorks, helped promote the band through the Internet and by dropping flyers. The Party Dorks were so spread out across Indonesia that there were local divisions such as Party Dorks Bali and Party Dorks Semarang.

But the band’s quick rise to the top was also met with disdain by other groups of music fans, who began calling themselves the Anti Pee Wee Gaskins, or APWG for short. Like the Party Dorks, the APWG community also grew quickly, with young people building Facebook communities where they could chat about how much they hated the band. There were also numerous subgroups, including APWG Makassar, APWG Surabaya and so on.

APWG has never officially stated its intentions, nor the reason for its hatred. Online discussions do little to illuminate the motivations of members. Juan, an APWG supporter, simply wrote on the APWG discussion board on Facebook that he “hates the band” because they are “homos, arrogant, ungrateful of their fans, copycats.”

At a show in Surabaya, a group of APWG members came to a Pee Gaskins show simply to collectively raise their middle finger throughout the band’s set.

So much negativity would bother most bands, but Dochi seems to take it all in stride. Facing the Surabaya audience of thousands, with hundreds of them flipping him the bird, he said from the stage, “You guys are still young, don’t hesitate to voice your opinion about us. We have come to make friends.”

Early this year, the band released its first full-length album, “The Sophomore,” which was released through a larger independent label called Variant Records.

The album has reportedly sold more than 4,000 copies so far. A fact that makes Dochi happy, but not quite content.

“If you are feeling satisfied, you are bound to rest on your laurels. Then again, never feeling satisfied makes us complainers. Simply put, we are always trying to push ourselves as far as we can.”

-marcel thee

Kamis, 22 Oktober 2009

san dimas highschool football rules


seniman berbakat yang menyebut dirinya "curut salto" membuat gambar ini

partydorks party dorks

ada yang nanya, "gak harus jadi partydorks kan untuk suka sama pee wee gaskins?"

gw cuma bales, "gak harus jadi orang padang kan untuk suka rendang?"

:)